Artikel LulusUjian
News Images
Daya Tampung dan Passing Grade Sekolah Kedinasan 2025, Seberapa Ketat?

 

Pendahuluan

Setiap tahun, sekolah kedinasan menjadi incaran ribuan calon mahasiswa yang ingin mendapatkan pendidikan berkualitas dengan jaminan kerja setelah lulus. Namun, dengan jumlah pendaftar yang terus meningkat dan kuota yang terbatas, persaingan untuk lolos semakin ketat.

Banyak calon peserta yang gagal bukan karena tidak pintar, tetapi karena kurang memahami daya tampung dan passing grade yang harus dicapai. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kuota penerimaan sekolah kedinasan 2025 serta ambang batas nilai seleksi agar dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik.

Artikel ini akan membahas jumlah kuota terbaru, passing grade yang harus dicapai, serta tingkat persaingan di sekolah kedinasan 2025.


1. Daya Tampung Sekolah Kedinasan 2025

Daya tampung sekolah kedinasan setiap tahun berbeda-beda, tergantung pada kebijakan pemerintah dan kebutuhan instansi terkait. Berikut adalah estimasi daya tampung beberapa sekolah kedinasan berdasarkan tren tahun sebelumnya:

  1. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) → Sekitar 1.000 – 1.500 kursi
  2. Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) → Sekitar 3.000 – 4.000 kursi
  3. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) → Sekitar 250 – 300 kursi
  4. Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) → Sekitar 100 – 200 kursi
  5. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) → Sekitar 250 – 300 kursi
  6. Politeknik Imigrasi (Poltekim) & Politeknik Pemasyarakatan (Poltekip) → Sekitar 500 – 600 kursi
  7. Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI Curug) → Sekitar 300 – 500 kursi

Daya tampung ini dapat berubah setiap tahun, tergantung pada kebutuhan tenaga kerja di masing-masing instansi.


2. Passing Grade Sekolah Kedinasan 2025

Passing grade adalah nilai minimal yang harus dicapai agar lolos ke tahap seleksi berikutnya. Nilai ini didasarkan pada hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang meliputi:

  • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
  • Tes Intelegensi Umum (TIU)
  • Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Berikut adalah perkiraan passing grade sekolah kedinasan berdasarkan standar tahun sebelumnya:

  1. TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) → Minimal 65 – 75 poin
  2. TIU (Tes Intelegensi Umum) → Minimal 80 – 85 poin
  3. TKP (Tes Karakteristik Pribadi) → Minimal 156 – 166 poin
  4. Total Nilai SKD → Minimal 350 – 400 poin untuk peluang lebih besar lolos tahap selanjutnya

Setiap sekolah kedinasan memiliki passing grade yang berbeda-beda. Sekolah dengan peminat tinggi seperti STAN, IPDN, dan STIN cenderung memiliki passing grade lebih tinggi dibandingkan sekolah lainnya.


3. Tingkat Persaingan Sekolah Kedinasan 2025

Dengan jumlah pendaftar yang mencapai ratusan ribu setiap tahun dan kuota yang terbatas, persaingan masuk sekolah kedinasan sangat ketat. Berikut adalah rasio persaingan dari beberapa sekolah kedinasan berdasarkan tren tahun sebelumnya:

  1. PKN STAN → 100.000 pendaftar untuk 3.000 kursi (1:33)
  2. IPDN → 40.000 pendaftar untuk 1.500 kursi (1:27)
  3. STIN → 10.000 pendaftar untuk 250 kursi (1:40)
  4. STMKG → 12.000 pendaftar untuk 300 kursi (1:40)
  5. STSN → 5.000 pendaftar untuk 200 kursi (1:25)
  6. Poltekim & Poltekip → 20.000 pendaftar untuk 600 kursi (1:33)

Beberapa sekolah seperti PKN STAN dan STIN memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi dengan rasio 1:30 hingga 1:40, artinya hanya satu dari 30 hingga 40 peserta yang diterima.


4. Strategi Lolos Sekolah Kedinasan 2025

Dengan persaingan yang ketat dan passing grade yang tinggi, diperlukan strategi yang tepat untuk meningkatkan peluang lolos seleksi sekolah kedinasan.

1. Persiapkan SKD dengan Latihan Soal Rutin

  • Fokus pada TWK, TIU, dan TKP sesuai standar passing grade.
  • Gunakan tryout berbasis CAT (Computer Assisted Test) untuk membiasakan diri dengan sistem ujian.

2. Perbanyak Belajar dan Memahami Pola Soal

  • TWK: Pelajari sejarah Indonesia, UUD 1945, dan kebijakan pemerintahan.
  • TIU: Latih soal logika, matematika dasar, dan pemahaman verbal.
  • TKP: Pahami cara menjawab soal berbasis kepribadian dengan benar.

3. Jaga Kondisi Fisik dan Mental

  • Tes fisik menjadi penentu di beberapa sekolah kedinasan seperti IPDN, STIN, dan Poltekim.
  • Mulai latihan lari, push-up, sit-up, dan pull-up beberapa bulan sebelum tes.

4. Lakukan Simulasi Ujian Secara Berkala

  • Simulasi membantu mengetahui kelemahan dan kelebihan dalam menjawab soal.
  • Coba selesaikan soal dalam batas waktu yang ditentukan agar terbiasa dengan ritme ujian.

5. Jangan Hanya Mengejar Passing Grade, Tapi Raih Nilai Maksimal

  • Passing grade hanyalah batas minimal, tetapi untuk bisa bersaing, skor harus lebih tinggi.
  • Usahakan mendapatkan nilai di atas 400 agar peluang lolos lebih besar.

Kesimpulan

Persaingan masuk sekolah kedinasan sangat ketat dengan rasio pendaftar yang bisa mencapai 1:40. Setiap sekolah memiliki daya tampung yang terbatas dan passing grade yang tinggi, sehingga calon peserta harus benar-benar mempersiapkan diri dengan matang.

Untuk meningkatkan peluang lolos, penting untuk memahami kuota terbaru, standar passing grade, serta strategi belajar yang tepat. Dengan latihan yang konsisten dan persiapan yang matang, peluang untuk diterima di sekolah kedinasan impian akan semakin besar.

Ingin masuk sekolah kedinasan 2025? Persiapkan diri dengan Tryout Premium agar peluang lolos semakin besar! Klik gambar di bawah ini untuk bergabung!


 

 

Quiz Images
TES AKADEMIK POLRI - PREMIUM 5
AKADEMIK POLRI
Ikuti ujian